6 cara mengukur komponen di pcb

untuk mengetahui sebuah komponen yang rusak atau masih bagus pada suatu rangkaian elektronik baik itu televisi maupun rangkaian yang lainya.langkah pertama yaitu dengan cara menganalisa bentuk fisik dari komponen tersebut ada yang berubah apa tidak dan yang kedua dengan cara mengukur satu persatu komponen tersebut.dan bagaimana cara yang benar dalam pengukuran komponen yang masih menempel di pcb,berikut ini adalah langkah-langkahnya:
Rangkaian TV


  1. Lilitan/­yoke,travo diukur menggunakan skala X1 untuk mengetahui putus/tidaknya Lilitan tersebut,untuk mengetahui nilai impedansinya gunakan LCR meter
  2. Dioda bisa diukur langsung di PCB/cabut salah satu kakinya ukur bolak balik bisa gunakan skala X1/X10/X100/X1K normal akan menunjukan nilai tertentu jika dibalik jarum gak gerak sama sekali/probe hitam ke anoda,probe merah kekatoda yg ada tanda gelang hitam/putih,pada pengukuran dioda menggunakan AVO digital probe merah keanoda,probe hitam kekatoda yg ada tanda gelang putih,hitam dioda biasa contoh IN4148 akan menunjukan nilai antara 500-600,jika dioda zener akan menunjukan nilai 700an,gunakan skala dioda
  3. untuk mengetahui nilai Resistor naik nilai hambatannya atau putus sebelum diukur cabut dari PCB salah satu kaki resistor tersebut baru diukur dan ditentukan berdasarkan warna gelang resistor tersebut apakah naik nilai hambatannya atau tidak,Resistor yg sering putus yg bernilai antara 0.22 ohm-47 ohm/kadang hangus terbakar,Resistor yg sering naik nilai hambatannya antara 1K-1Mega ohm
  4. Untuk pengukuran Elco bisa dilakukan dengan 2 cara,yg pertama dengan cara mencabut elco dari PCB diukur menggunakan capacitan meter/AVO digital untuk mengetahui turun tidaknya nilai kapasitas/kapasitor tersebut,yg kedua diukur langsung di PCB dengan ESR meter analog/digital untuk mengetahui naik tidaknya hambatan dalam elco tersebut
  5. IC diukur pin outputnya dengan pin GND dan pin VCC ukur bolak balik gunakan skala X1K avo analog,skala dioda avo digital khusus untuk ic vertikal,ic sound amplifier
  6. Transistor ada 2 jenis NPN biasanya ada kode C,D,F contoh C1815,C945,D400 depan sebelum angka,jenis PNP biasanya ada huruf depan A,B sebelum angka contoh A1015,B772,cara ukurnya:
baca juga :
                  # service tv protek
     
  • A.untuk jenis transistor NPN dengan kode C,D,F probe hitam pada kaki basis,probe merah pada kaki emittor dan colector/bergantian jika terukur nilai 2-5K transistor normal/­khusus untuk transistor kecil seperti C1815,C945,D400,D438,jika dibalik seharusnya jarum avo gak gerak sama sekali gunakan skala X1/X10/X100/­X1K,untuk transistor horisontal jika diukur antara kaki basis emitttor normal ada hambatan 25-75 ohm gunakan skala X1/X10,jika diukur antara kaki basis colector atau emitttor colector akan terukur hambatan antara 1K-3K avo analog,gunakan skala X1k
  • B.transistor jenis PNP/A,B cara ukurnya probe merah dikaki basis,probe hitam dikaki emittor dan colector untuk nilai sama seperti jenis NPN,jika probe dibalik seharusnya jarum avo tidak gerak sama sekali,jika gerak sedikit saja artinya transistor tersebut short/konslet/­rusak,untuk pengukuran pakai AVO digital gunakan skala dioda,cara ukurnya untuk jenis NPN/C,D,F probe hitam kekaki emittor dan colector,probe merah kekaki basis normal akan menunjukan nilai antara 400-600,untuk jenis PNP probe merah kekaki emittor dan colector probe hitam kekaki basis,nilai sama dengan jenis NPN dan jika dibalik angka digital tetap menunjukan angka 1 tapi jika angka menunjukan nilai 00 artinya transistor tersebut konslet/short
sebenarnya ada dua cara untuk melakukan sebuah pengukuran terhadap komponen-komponen tersebut yaitu dengan cara tanpa ada tegangan atau tanpa dialiri arus dan dengan cara ada tegangan.terima kasih semoga bermanfaat
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel