Ads 720 x 90

INI DIA 3 POSISI TIDUR YANG BENAR DAN SEHAT UNTUK IBU HAMIL

Cara Tidur Sehat Untuk Ibu Hamil ~ Pada awal kehamilan atau tepatnya trimester pertama, ibu hamil biasanya memiliki jam tidur lebih banyak dan lebih nyenyak daripada ibu hamil trimester kedua. Hal ini disebabkan kondisi perut ibu hamil muda belum begitu besar sehingga bisa tidur dalam posisi apapun dengan tenang. Sebaliknya, ibu hamil trimester kedua mulai kurang nyenyak tidur dan merasa khawatir dengan posisi tidurnya yang dapat mempengaruhi perkembangan bayi.


POSISI TIDUR YANG BENAR DAN SEHAT UNTUK IBU HAMIL

Padahal ibu hamil sebenarnya tidak perlu cemas akan hal itu. Bayi dalam kandungan akan tetap merasa nyaman karena posisinya mengapung dalam cairan ketuban dan memiliki ruang sendiri untuk bergerak bebas. Namun, ada beberapa posisi tidur untuk ibu hamil yang memberikan kenyamanan dan keamanan sekaligus menyehatkan. Penasaran bagaimana posisi tidur ibu hamil yang benar ? Berikut adalah cara tidur yang sehat untuk ibu hamil.


Posisi Tidur Yang Benar Bagi Ibu Hamil


1. Posisi tengkurap

Sebenarnya posisi ini jarang dilakukan ibu hamil, tetapi ada beberapa ibu hamil yang masih tidur dengan posisi tengkurap. Umumnya ibu hamil trimester pertama yang melakukannya. Semakin perut membesar yaitu pada usia kehamilan sekitar 14 minggu, ibu hamil akan sulit tidur dengan posisi tengkurap.

Selain perut yang membesar, payudara juga akan ikut membesar dan terasa sensitif. Ini tentu menyulitkan ibu hamil dan membuatnya tidak nyaman. Jika ibu hamil masih ingin tidur tengkurap, sebaiknya berikan bantal untuk mengganjal paha, agar dapat tidur dengan lebih nyaman.

2. Posisi miring

Cara tidur yang sehat untuk ibu hamil selanjutnya adalah posisi tidur miring kesamping. Ini sangat dianjurkan bagi ibu hamil dengan masa kehamilan 16 minggu keatas. Hal ini bermanfaat agar bayi mendapatkan aliran darah dan banyak nutrisi ke dalam plasenta.

Selain itu, posisi tidur miring juga dapat membantu ginjal membuang sisa cairan dari tubuh ibu hamil sehingga mengurangi pembengkakan pada kaki dan tangan. Agar lebih nyaman, letakkan bantal diantara lutut dan di punggung ibu hamil, atau gunakan bantal khusus untuk ibu hamil yang dijual bebas di pasaran.

Lihat juga:



3. Posisi telentang

Pada saat usia kehamilan memasuki 16 minggu, ibu hamil sebaiknya tidak tidur telentang. Karena posisi seperti ini akan menempatkan seluruh berat rahim ke belakang, yang menyebabkan berbagai gangguan seperti sakit pinggang, wasir, gangguan pernafasan dan pencernaan.

Bahkan pada trimester kedua dan ketiga, ibu hamil yang tidur dengan posisi telentang juga rentan terhadap perubahan tekanan darah. Ada beberapa ibu hamil yang mengalami pusing setelahnya, atau mengalami tekanan darah yang semakin meningkat. Untuk ibu hamil yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, posisi tidur telentang sangat tidak dianjurkan.

Hingga saat ini belum ada penelitian pasti mengenai posisi terbaik untuk ibu hamil saat tidur. Baik untuk kehamilan trimester pertama, kedua atau ketiga. Hanya sebaiknya untuk trimester kedua dan ketiga lebih memperhatikan segi kenyamanan, karena pada waktu-waktu itu, ibu hamil mulai mengalami kesulitan tidur, banyak buang air kecil dan keringat berlebihan. Posisi miring biasanya memberikan rasa paling nyaman diantara dua posisi lainnya.

Perlu diingat untuk Anda yang sedang hamil, jika suatu malam Anda terbangun dan menemukan diri Anda tidur telentang, sebaiknya jangan terlalu khawatir dan tegang. Gantilah perlahan-lahan posisi Anda dengan tidur miring. Berikan diri Anda dan bayi kenyamanan dan keamanan tanpa rasa khawatir berlebihan. Ini sangat membantu dalam perkembangan bayi di kemudian hari.

Mungkin itu  3 posisi tidur yang benar dan sehat untuk ibu hamil, semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang menantikan kelahiran sang buah hati.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel